Kita sering berpikir bahwa cinta harus diungkapkan dengan kata-kata manis yang terdengar di telinga. Kita percaya bahwa kepedulian harus ditunjukkan dengan kehadiran fisik yang nyata. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu jenis percakapan yang jauh lebih tinggi tingkatannya, namun paling sunyi suaranya?
Itulah doa. Karena pada hakikatnya, bahasa paling indah di dunia adalah mendoakan.
Ketulusan dalam Kesunyian
Mengapa mendoakan disebut sebagai bahasa yang paling indah? Karena di sana tidak ada ego. Saat kita mendoakan seseorang secara diam-diam, kita tidak sedang mengharapkan pujian, ucapan terima kasih, apalagi balasan dari orang tersebut.
Mendoakan adalah cara mencintai yang paling tulus. Ia adalah dialog antara kita dengan Tuhan, di mana nama seseorang kita selipkan di dalamnya. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang mendengar, namun getarannya sampai ke langit.
Melampaui Jarak dan Waktu
Kata-kata bisa salah tafsir, dan kehadiran fisik bisa terhalang jarak. Namun, doa tidak mengenal ruang dan waktu. Mendoakan adalah cara kita "menjaga" seseorang yang tidak bisa kita jangkau dengan tangan kita sendiri.
Saat kita merasa tak berdaya melihat sahabat yang sedang kesulitan, atau saat kita merindukan orang tua yang jauh di sana, doa menjadi jembatan paling kokoh. Kita menitipkan keselamatan dan kebahagiaan mereka kepada Sang Penjaga yang sesungguhnya.
Keindahan yang Kembali pada Diri Sendiri
Satu hal yang ajaib dari bahasa doa adalah sifatnya yang memantul. Saat kita membisikkan kebaikan untuk orang lain, malaikat pun membisikkan hal yang sama untuk kita.
Mendoakan orang lain secara tidak langsung mencuci hati kita dari rasa iri, benci, dan dengki. Kita belajar untuk ikut bahagia atas kebahagiaan orang lain, bahkan sebelum kebahagiaan itu datang kepada kita.
Penutup
Jika hari ini Anda tidak memiliki kata-kata untuk diucapkan, atau tidak memiliki sesuatu untuk diberikan, berikanlah doa. Itu adalah hadiah termewah yang bisa Anda berikan kepada siapa pun baik kepada mereka yang Anda cintai, maupun mereka yang pernah menyakiti Anda.
Karena terkadang, cara terbaik untuk mencintai dan peduli bukan dengan berbicara kepada mereka, melainkan berbicara tentang mereka kepada Tuhan.

EmoticonEmoticon